Inspirasi Semangat: Putri Santoso

Terlahir dengan keadaan tuli, Putri Santoso mengalami banyak masa sulit sejak kecil. Semasa belajar di sekolah umum, Putri kerap di-bully karena kesulitan berkomunikasi serta cara bicaranya yang dianggap aneh. Hingga puncaknya sewaktu SMP, ia mengalami depresi berat. Tidak hanya menjadi korban senioritas, Putri kerap kali dimarahi oleh guru-guru yang tidak mau mengerti keadaannya yang tuli. Beruntung orang-orang di sekitar terus mendukung, terutama ibunya yang terus menyemangati. Berkat itu semua, Putri kembali bersemangat hingga ia dapat lulus kuliah. 

Putri Santoso kembali mengalami masa sulit setelah lulus kuliah. Oleh karena keterbatasannya dalam berkomunikasi, Putri kesulitan mencari pekerjaan bahkan setelah mengirimkan surat lamaran ke 500 perusahaan. Pernah sekali ia dipanggil untuk interview langsung namun cara bicara Putri yang berbeda membuatnya ditolak secara halus.

Saat itu, Putri menyadari bahwa disabilitas sepertinya masih sulit mendapatkan tempat di masyarakat. Padahal banyak kawan disabilitas yang memiliki keahlian yang sama dengan kawan dengar. Banyak perusahaan yang hanya berfokus pada hambatan yang dimiliki kawan disabilitas dibandingkan kelebihan yang mereka miliki.

Meskipun begitu, Putri tidak menyerah, ia bahkan lebih bersemangat untuk menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri. Oleh karena itu, ia membangun Kopi Tuli bersama kedua sahabatnya yang juga tuli. Ketiganya mengalami pengalaman pahit yang sama hingga menjadikan Kopi Tuli sebagai solusi.

Tidak hanya untuk mewujudkan cita-cita Putri untuk sukses, tujuan Kopi Tuli juga untuk membantu memberdayakan kawan-kawan disabilitas tuli dengan mengajarkan keahlian sebagai kasir, bartender, dan melayani pengunjung. Selain itu, Putri berharap bisa membangun jembatan interaksi dan komunikasi dengan kawan dengar, sehingga kawan tuli bisa mendapat perlakuan yang sama di masyarakat.

Dalam mewujudkan mimpinya, Putri punya pesan untuk kawan-kawan disabilitas maupun non-disabilitas. Putri ingin kawan-kawan jangan mudah menyerah karena disabilitas bukanlah kekurangan. Kita harus terus berpikir positif, terus berjuang, dan semangat menggapai mimpi!

Leave a Reply Text

Your email address will not be published. Required fields are marked *