Inspirasi Semangat: Sadiman

Kebakaran hutan besar di bukit Gendol, sekitar desa Geneng, Wonogiri berimbas pada hutan yang jadi gundul dan sulitnya warga desa mendapatkan air. Selain kurangnya air bersih untuk mandi dan minum, warga juga kekurangan air untuk mengairi sawah dan kebun. Imbasnya, panen yang biasanya dilakukan dua kali, jadi hanya bisa dilakukan sekali. Harga pangan pun menjadi mahal hingga warga mengalami paceklik. Mbah Sadiman yang sejak kecil tinggal dan besar di desa Geneng merasa prihatin hingga akhirnya memutuskan untuk mulai menanam pohon beringin yang dapat menampung banyak air.

Berbekal pengalaman saat merantau di berbagai tempat, mbah Sadiman seorang diri mulai menanam pohon beringin pada tahun 1996. Saat mulai menanam beringin, mbah Sadiman sempat dianggap gila karena menukar bibit cengkeh miliknya dengan bibit beringin yang tidak menghasilkan. Sementara warga lain, memilih untuk menanam cengkeh yang hasilnya bisa dijual. Tidak peduli apa kata orang, mbah Sadiman terus menanam beringin di bukit Gendol.

Tantangan lain datang saat bibit beringin yang ditanamnya di bukit menghilang dan digantikan dengan rumput untuk memberi makan hewan ternak. Ternyata warga desa sudah mengklaim lahan-lahan di bukit, yang seharusnya milik pemerintah, jadi lahan untuk menanam rumput. Mbah Sadiman akhirnya membeli lahan-lahan tersebut dari warga agar pohon beringinnya dapat tumbuh tanpa gangguan. Mbah Sadiman juga membuat 2.500 anak tangga seorang diri di bukit Gendol agar dapat menanam, merawat, dan mengontrol pohon beringin yang sudah ditanamnya. Kecintaan mbah Sadiman yang besar pada lingkungan membuatnya kuat hingga kini sudah 23 tahun.

Perjuangan mbah Sadiman yang tidak pernah berhenti dan semangat yang tidak pernah padam kini berbuah hasil dengan tersedianya air melimpah di desa Geneng yang mengalir dari 11.000 pohon beringin yang ditanam mbah Sadiman. Warga tidak lagi kekurangan air bersih maupun air untuk mengairi kebun dan sawah. 

Mbah Sadiman berpesan agar kita terus melindungi alam dan melestarikannya, terutama air yang menjadi bagian penting dalam hidup kita. Selain itu, jika kita tekun melakukan sesuatu, percayalah bahwa usaha kita akan berbuah manis. Seperti perjuangan mbah Sadiman menanam hutan hingga bisa memberikan perubahan baik pada lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply Text

Your email address will not be published. Required fields are marked *